Ini Cara Agar Pengajuan Kredit Tidak Ditolak

May 9, 2016

Penolakan pinjaman atau kredit sering menjadi kendala saat kondisi memang sedang membutuhkan. Memang ini menjadi kewenangan dan hak bagi pemberi pinjaman atau kredit. Entah karena alasan kekhawatiran manipulasi data, tidak memenuhi persyaratan, ketidaklengkapan dan kesalahan informasi, atau track record pinjaman dari Bank Indonesia.

Masalah yang terjadi kadang alasan penolakan jarang diketahui bahkan tidak diinformasikan. Akibatnya applicant dibiarkan berharap, hingga menunggu berlama-lama. Padahal bagi applicant atau peminjam , informasi penolakan sangat penting agar mereka tahu di mana letak kekurangan dan kesalahan dalam pengajuan. Dengan alasan penolakan yang detail, peminjam dapat melakukan perubahan informasi agar disetujui pinjamannya.

Agar pengajuan kredit berhasil disetujui, RelianceKu memberikan tips yang perlu diperhatikan para peminjam.

1. Kelengkapan Dokumen
Applicant atau peminjam wajib memenuhi persyaratan dengan melengkapi sejumlah dokumen ketika mengajukan kredit. Seperti, fotokopi KTP, NPWP, slip gaji,dan lainnya. Penyerahan dokumen ini perlu untuk memastikan bahwa data yang diberikan bukan data palsu atau habis masa berlaku. Maka itu pihak pemberi pinjaman menilai bukan hanya dari kelengkapan dokumen tetapi juga validitasnya.

2. BI Checking
BI checking ini merupakan faktor penentu bahwa  pinjaman disetujui. Pemberi pinjaman biasanya melakukan pengecekan dari data yang disimpan oleh Bank Indonesia bahwa apakah applicant termasuk dalam daftar hitam (blacklist) karena pembayaran kredit sebelumnya menunggak atau  tidak dilunasi. Biasanya dalam record BI, data applicant akan muncul dan dinilai berdasarkan grade dari 1 sampai 5. Semakin besar nilai angkanya, semakin buruk historinya.

3. Nomor Yang Dapat Dihubungi
Pastikan bahwa nomor kontak yang diberikan adalah nomor yang dapat dihubungi. Entah nomor pribadi atau nomor kerabat yang dicantumkan dalam proses tersebut. Pentingnya nomor telefon yang dapat dihubungi adalah untuk membantu pemberi pinjaman memastikan kebutuhannya dan keabsahan data.

4. Jumlah Penghasilan
Jumlah penghasilan sangat menentukan nominal pinjaman. Jika besarnya pinjaman tidak sesuai dengan ukuran kemampuan membayar dan besaran gaji, tentunya akan ditolak total. Dari total pendapatan, maksimum 30%  harus digunakan untuk melunasi pinjaman. Apabila kondisi keuangan applicant  tidak mencukup kebutuhan hidupnya, tidak aman secara finanasial jika mereka mengajukan kredit kembali, tentunya ini menjadi pertimbangan yang akhirnya mereka ditolak pengajuannya.

Dari keempat point di atas merupakan rangkuman Relianceku yang kerap menjadi alasan penolakan dalam mengajukan kredit/pinjaman. Sebaiknya untuk menghindari penolakan, peminjam harus mempersiapkan data yang benar dan valid. Juga peminjam harus memastikan bahwa dirinya bersih, aman secara finansial, dan mampu membayar.