Lebih Baik Susah Lepas Dari Kenangan Mantan Daripada Hutang

July 21, 2016

Duh, susah move on. Lagi-lagi bayangan mantan muncul di benak pikiran. Tentunya sangat tersiksa dan mengganggu kenyamanan hidup. Dari keduanya memang tidak ada yang enak namun pasti lebih menyiksa saat hidup dikejar-kejar hutang. Hidup menjadi tidak tenang, apalagi saat debtcollector terus menghantui ke rumah, ke kantor, dan telefon terus berdering. Tidak nyaman, kan?

Tak dapat dipungkiri memang hutang terkadang menjadi alternatif solusi yang sangat membantu agar kebutuhan atau keinginan mudah terpenuhi. Apalagi kini berhutang semakin dipermudah dengan proses pengajuan yang cepat, pemakaian yang mudah, ditambah tawaran bebas bunga atau gimmick  menarik lainnya. Inilah racun yang membuat kita semakin terjerat dalam hutang dan semakin susah lepas dari hutang. Lalu bagaimana agar kita yang sudah terlanjur terjerat  menjadi lebih bebas dan nyaman dari beban hutang. Berikut kuncinya.

1. Dana Cadangan

Dalam pengaturan keuangan, dana cadangan kini memang harus dipertimbangkan untuk menjadi kebutuhan prioritas. Karena kita tidak dapat memungkiri akan datangnya pengeluaran tidak terduga seperti kerusakaan pada rumah, kecelakaan, sakit, atau kendaraan yang rusak. Agar tidak terbelit hutang saat menghadapi kejadian tidak terduga tersebut, akan lebih nyaman sudah dipersiapkan dengan dana cadangan. Jangan sampai kartu kredit atau pinjaman lainnya menjadi solusi sehingga membuat Anda semakin terjerembab dalam hutang.

2. Hindari Berhutang Untuk Menutupi Hutang

Seperti lirik lagu yang familiar, gali lobang tutup lobang , pinjam uang bayar hutang. Kebiasaan ini sangat beresiko dan harus dihindari ketika Anda ingin bebas dari hutang lalu memilih jalan  berhutang lagi dengan pihak lain. Bukannya mengurangi masalah, dengan cara seperti ini Anda menciptakan masalah baru.

3. Kebutuhan Hidup Bukan Gaya Hidup

Gaya hidup indentik dengan konotasi negatif yang menyebabkan seseorang rela berhutang untuk memenuhinya. Dengan alasan gaya hidup, sesorang bahkan bisa menjadi boros dan merusak perhitungan anggaran belanjanya. Seringkali yang menjadi permasalahan adalah ketika gaya hidup menjadi kebutuhan hidup. Sebaiknya gaya hidup itu harus disesuaikan dengan pendapatan hidup. Lebih baik lagi hidup sederhana, daripada mewah namun menyiksa kemudian harinya.

4. Nonaktifkan Kartu Kredit

Kunci bebas lepas dari hutang adalah nonaktifkan dan katakan “tidak” pada semua media penyalur hutang, seperti kartu kredit. Jika Anda memang sudah tidak ada lagi tagihan, segerakan untuk menonaktifkan. Ingat , saldo di dalam kartu kredit bukanlah uang Anda. Jika Anda sembrono dalam pemakaiannya, bersiaplah menanggung resiko beban hutang dengan bunga yang mencekik di akhir bulan. Tanpa disadari kartu kredit adalah racun yang dengan kemudahannya dapat mematikan seseorang karena hutang.

5. Bayar Tagihan Tepat Waktu

Anda berhutang? Bayar tepat waktu. Prinsip inilah yang mestinya dijalani agar Anda tidak semakin terbebani masalah hutang yang baru. Semakin ditunda atau menggunakan uang bayar tagihan untuk menutupi kebutuhan lain, semakin merumitkan kondisi finansial Anda. Biasakan untuk tidak main-main saat membayar tagihan atau hutang tepat waktu.

6. Ubah Kebiasaaanmu!

Berhutang memang bukanlah hal yang buruk tetapi juga tidak selamanya baik. Terkadang hutang memang sangat membantu kondisi finansialmu. Namun, jangan membiasakan diri berhutang jika  merasa belum mampu untuk membayarnya. Perhitungan keuangan yang matang dan penggunaan anggaran yang tepat untuk kebutuhan hidup sejatinya memudahkan Anda terlepas dari godaan hutang. Mulailah hidup sesuai kemampuan. Jangan sampai penyesalan terjadi saat hidup terjerit hutang, sehingga membuat hidup menjadi tidak nyaman.